Khatib Peringatkan Yahudisasi Yerussalem (al Quds)

Syaikh Yousef Abu Snene, yang merupakan Khatib dari Masjid suci al-Aqsha di wilayah pendudukan Yerusalem, telah memperingatkan bahwa kota suci Al-Quds telah menjadi sasaran kampanye Yahudisasi oleh Zionis Israel.

Khatib ini, yang sedang menyampaikan khutbah Idul Fitri di Masjid Aqsha pada hari Minggu kemarin, mengatakan bahwa otoritas pendudukan Israel (IOA) telah semakin meningkatkan usaha penghancuran terhadap kota suci Al-Quds.

Dia juga mengatakan bahwa penjajah Zionis telah memperketat pengepungan terhadap Yerusalem, mempraktekkan pajak yang tinggi dan melakukan penggalian terhadap kompleks masjid Al-Aqsha, khususnya di wilayah selatan Masjid Aqsha, hal ini memperlihatkan bahwa otoritas pendudukan Israel IOA memang berniat untuk melakukan Yahudisasi teradap Yerusalem dan Al-Aqsha.

Abu Snene mengatakan bahwa perpecahan di dalam barisan Islam akan memberikan kesempatan kepada “musuh” untuk melaksanakan lebih jauh lagi praktek Yahudisasi terhadap kota suci, dan ia menyerukan adanya persatuan untuk menghadapi skema Yahudiasai yang dilakukan oleh otoritas pendudukan Israel.(fq/pic)

Palestina Menguntungkan Bagi Revolusi Arab

Khanyunis – PIP: Perdana menteri Palestina, Ismael Haneya menegaskan, rakyat Palestina dan Al-Quds adalah yang paling diuntungkan dalam perubahan situasi di Arab.

Pernyataan ini diungkapkan Haneya dalam khutbah idul fitri yang dihadiri puluhan ribu kaum muslimin di Khanyunis, setalan Jalur Gaza, Selasa (30/8). Ia menegaskan, rakyat Palestina adalah pihak yang paling diuntungkan dalam perubahan situasi di dunia Arab. Karena rakyat Arab mencintai rakyat Palestina serta tidak mau mengakui adanya Entitas Zionis, ungkapnya. Ia menambahkan, kita merayakan dua hari raya, pertama merayakan idul fitri dan kedua ied revolusi dengan tumbangnya para penguasa tirani. Seharusnya rakyat lah yang menentukan keputusan dan meninggikan bendera tauhid. Haneya mengungkapkan keyakinanya bila masa depan ada di tangan Islam dan kemenangan akan tercapai. “Kami melihat di sana ada kemenangan dalam masalah Palestina dan Al-Quds”.

Di sisi lain, Haneya juga mengungkapkan kebanggaanya terhadap rakyat Mesir yang telah berhasil menumbangkan Zionis dari singgasan kedubesnya di Kairo. Ini merupakan keberhasilan dari intifadah yang spektakuler.

Dalam kesempatan itu, tak lupa Haneya mengucapkan selamat dan salam penghormatan pada rakyat Palestina yang sedang bertahan di Al-Quds dan Tepi Barat, untuk mempertahankan wilayah tersebut dari agresi Zionis. Ia memuji rakyat Palestina yang datang dari semua wilayah Palestina 48 dan Tepi Barat, bersatu padu dalam melawan semua agresi Zionis.

Terakhir Haneya menyalami para pejabat di linkungan pemerintahanya serta mengujungi rumah-rumah para syuhada dan tawanan Palestina, disamping beberapa tokoh dan ikon masyarakat. (asy)